by

Polisi Ungkap Kasus dan Tangkap Pelaku Pencairan Deposito di Bank X

Jakarta, JNcom- Unit II dan I Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap Kasus Tindak Pidana Penipuan Pemalsuan pencairan deposito di Bank X

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus dalam siaran pers mengungkapkan, Mereka adalah para penipu dengan menggunakan via HP melakukan penipuan di Bank X, mereka mengaku sebagai Direktur Utama perusahaan PT. CWI kemudian nenelpon pihak bank bahwa dia adalah Direktur Utama PT. CWI yang nantinya akan nemindahkan harta kekayaannya berupa depisito ke perusahaan ini ke rekening penampung melalui Bank X tersebut dengan junlah yang cukup besar. Main Hall Direskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (9/9/2020).

“Awalnya dengan menggunakan HP berjanji ketemu besok akan mengirimkan surat instruksi kepada Bank X tersebut dengan memperlihatkan surat untuk pemindahan deposito ke rekening penampung. Totalnya adalah Rp.1,55 milyar dengan membawa surat dan meyakinkan pihak bank dimana surat yang dibuatnya adalah palsu,” ucap Yusri.

Dikatakan Yusri, dengan meyakinkan pihak Bank X dirinya mengaku sebagai direktur utama yang akan memindahkan deposito daripada PT. CWI tersebut kepada rekeningnya melalui bank tersebut. Dengan meyakinkan pihak bank merasa yakin.

“Setelah itu dilakukan pemindahan kepada rekening. Kepada rekening siapa yang masih DPO,” ujar Yusri.

Lebih lanjut Kabid Humas Yusri Yunus memaparkan, ada 4 tersangka yang di amankan dengan perannya masing-masing. A perannnya yang merencanakan akan menelpon mengaku sebagai direktur utama dari PT. CWI. RW adik kandungnya perannya membuat surat palsu. I perannya sebagai Jokinya menaruh surat kuasa palsu yang dibuat A. FA perannya menyediakan kendaraan.

Sampai disana mereka melakukan 3 kali pemindahan deposito ke rekening dengan besaran masing-masing Rp.385 juta, Rp.785 juta, dan Rp.380 juta.
dengan total Rp.1,55 miliar.

Ini yang kemudian dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan dilakukan penyelidikan berhasil mengamankan 4 orang pelaku.

Para pelaku mempelajarinya dan datanya lewat google yang dijadikan dasar untuk melakukan penipuan ini. Juga bisa menyakinkan pihak bank yang sebelumnya mempelajari profile perusahaan lewat google.

Keterlibatan dari Bank X belum ditemukan, polisi masih terus mendalami kasus tersebut.

Pasal yang disangkakan Pasal 378 dan atau Pasal 263 dan Pasal 3, Pasal 5 di UU RI No.8 Tahun 2010 tentang TPPU dengan ancaman 6 tahun atau 15 tahun penjara.(Guffe).

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed