by

Ungkap Spesialis Curanmor, Pelakunya Satu Keluarga

Jakarta, JNcom – Subdit Resmob Direskrimum PMJ berhasil mengungkap pencurian kendaran bermotor di wilayah Polda Metro Jaya.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus dalam jumpa pers di Mainhall Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (9/9/2020), mengatakan, Polda Metro Jaya membentuk tim khusus yaitu tim begal, dan tim 3C yaitu pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan. Karena melihat situasi pada Covid-19 ini adanya peningkatan 4 jenis kejahatan.

“Keberhasilan tim resmob PMJ dalam mengungkap begal dan curanmor cukup tinggi. Pengungkapan dengan pelaku dan motif yang sama,” ucap Kabid Humas Yusri.

Lebih lanjut Kabid Humas Yusri mengungkapkan, berdasarkan laporan polisi 3-4 September 2020 lalu dengan 3 TKP yaitu depan rumah Dukuh Ciracas, Area parkir Honda Jaya Cimanggis Depok dan Area parkir Cafe Mardongan Raya Lapangan Tembak Ciracas Jakarta Timur.

Ada 3 korban yang melaporkan dengan tersangka yang berhasil diamankan 2 orang inisal MN sebagai pemetiknya dan AW sebagai jokinya.

Modusnya dengan sambil berpatroli dengan melihat, mengecek, mengamati daerah lokasi baik itu ruko, perumahan, perkantoran dimana ada parkir kendaraan ditempat sepi, melihat situasi aman dengan kecepatan serta kelihaiannya menggunakan kunci T yang ada dalam waktu kurang dari 1 menit bisa menggondol sepeda motor.

Hasil pemeriksaan setelah diamankan dua orang pelaku ini MN dan AW mengakui sudah 9 kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Polisi terus mendalami lagi, mereka adalah pemain dengan kecepatan dan kelihainnya dalam melakukan aksinya.

Hasil pendalaman Unit III Resmob Dirkrimum PMJ berhasil mengamankan 5 tersangka tersangka lainnya yang satu keluarga yaitu S perannnya yang meyuruh dan mencari kendaraan dan ia yang menerima hasil curian tersebut. S pengakuannya sudah 9 kali melakukan pencurian. Polisi masih terus mendalminya.

L adalah suami S, AR adalah anak kandung S yang menjemput hasil curian dari MN untuk diserahkan ke ibunya. AR juga menyediakan alat pemetik dan memodifikasi motor hasil curian untuk menyamarkan supaya hilang bentuk aslinya.

I adalah saudara kandung AR tugasnya mengganti rumah kunci motor yang dirusaknya serta menggantikan plat nomor palsu.

D adalah anak angkatnya yang menerima hasil dari pemetik kemudian mengantar ke pembeli yang lain.

Pemetiknya menjual Rp.2,4 juta, setelah rapih motor tersebut dijual S Rp.3,1 juta. Ini harga terendah tergatung jenis motiornya.

Barang bukti yang diamankan 7 buah rumah kunci sepeda motor, 7 plat nomor, dan sepeda motor hasil curian.

MN dikenakan pasal 363 dengan ancaman pidana penjara 7 tahun. Juga pasal 3, 4 di UU RI No.8 kita masukkan ke TPPU. Yang lainnya dikenakan pasal 481.

Himbauan Kabid Humas kepada masyarakat dalam hal pengamanan kendaraanya masing-masing harus betul-betul dipersiapkan dengan bagus, kemudian jangan di parkir ditempat sepi.

Kabid Humas sering menyampaikan hal ini agar masyarakat sadar diri bahwa modus yang paling utama mereka adalah partroli melihat ada kendaraan parkir ditempat sepi bisa jadi sasaran para pelaku ini.(Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed