by

Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran Ungkap Kasus Narkotika Jenis Shabu, Ganja dan Ekstasi Periode Juli 2020

Jakarta, JNcom – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Jajaran bulan Juli 2020 berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika dengan barang bukti total Shabu 31,2 Kilogram, Ganja 235 Kilogram dan Ekstasi 2.823 Butir melibatkan 22 orang tersangka yang salah satu di antaranya dilakukan tindakan tegas terukur karena melawan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus mengatakan, Kasus narkotika jenis Shabu 4,6 kg dan 1.604 butir Ekstasi oleh Subdit 3 tanggal 16 – 18 Juli 2020 di Taman Tower Eboni Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan; Gg. Masjid Al- Munawaroh Jl. Tanjung Duren Timur I RT.15 RW.01 Kel. Tanjung Duren Selatan Kec. Grogol Petamburan Jakarta Barat; Jl. Cililitan Besar Gg. Taufik No.27 RT.03 RW 03 Kel. Cililitan Kec. Kramat Jati Jakarta Timur; Kampung Kramat RT.10 RW.05 No.26 Kel. Cililitan Kec. Kramat Jati Jakarta Timur; Lobby Apartemen Mediterania Garden II Tower Edelweis Tanjung Duren Jakarta Barat. Lobi Diskrimum Polda Metro Jaya,
Kamis (30/7/2020).

“6 Orang tersangka yang diamankan inisial IDR, RNY (residivis), ED (residivis), ARF, CF (residivis), GEO (residivis), MD. Dengan barang bukti Shabu 4.597,52 gram, Ekstasi 1.604 Butir, 1 alat timbang digital, 6 unit HP berikut sim card,” terang Kabid Humas.

Dikatakan Yusri, Modus operandinya Peredaran narkotika tersebut dengan jaringan Napi Lapas.

“Kronologis penangkapan berawal dari informasi masyarakat di Taman Tower Eboni Apartemen Kalibata City Jl. Raya Kalibata Kel. Rajawali Kec. Pancoran Jakarta Selatan sering terjadi peredaran dan penyalahgunaan Narkotika,” ujar Yusri.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada Kamis (16/7/2020) sekitar pukul 14.00 WIB, Tim berhasil menangkap tersangka inisial IDR dengan barang bukti 2 buah plastik klip berisi shabu 1,02 gram.

“Hasil interogasi, tersangka IDR mendapatkan shabu dari tersangka RNY dan ED yang merupakan residivis kasus narkoba. Tim melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka RNY dan ED di Grogol Petamburan, Jakarta Barat dengan barang bukti shabu 5,50 gram dan 4 butir ekstas,” terangnya.

Pengembangan selanjutnya Tim berhasil menangkap tersangka ARF dengan barang bukti shabu 102 gram, dan tersangka GEO dengan barang bukti shabu 4.489 gram dan ekstasi 1.600 butir.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka IDR, RNY, ED, dan ARF, pengendali peredaran barang oleh tersangka CF (residivis narkotika), dan tim berhasil menangkap tersangka CF di Apartemen Mediterania Garden II, Tj. Duren, Jakarta Barat.

Hasil pemeriksaan terhadap tersangka GEO, barang bukti shabu dan ekstasi didapat dari DAE (Napi Lapas Tanengerang Baru) melalui kurirnya (belum diketahui identitasnya) yang bertemu dan diserahkan di sekitar Mall Tangerang City.

Selanjutnya Tim melakukan pengembangan dengan membawa tersangka GEO ke sekitar Mall Tangerang City, setelah di TKP tersangka melakukan perlawanan kepada petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka, kemudian dibawa ke RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur guna pertolongan, namun dalam
perjalanan tersangka meninggal dunia

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.8 miliar. (Guffe)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed