by

Film Ali The Movie Turut Serta Dalam Lomba di Kancah Internasional

-Hiburan-122 views

Kuala Lumpur, JNcom – Primeworks Studios dan WAU Animation hari ini mengumumkan keikut sertaan Film Ejen Ali The Movie di 2 festival film prestige antar negara tahun ini. Film Ejen Ali The Movie yang tayang amimasi TV Ejen Ali pada tahun 2016 telah sukses meraih keuntungan lebih dari RM30.8 juta di bioskop Malaysia, Singapura, Brunei dan Indonesia,sekaligus menjadi film pilihan #1 Malaysia tahun lalu.

Ejen Ali The Movie telah terpilih dalam 16 film yang bakal bertanding untuk kategori Anugerah Film Animasi Terbaik pada edisi ke-24 Cartoons on the Bay – Pulcinella Awards yang dijadwalkan festival pada 3 – 5 Desember 2020 di Pescara, Itali.

Film ini sukses menempatkan di barisan 350 karya animasi hebat dari 20 buah negara dunia di dalam acara berpresige tersebut.

Festival Cartoons on The Bay awalnya diperkenalkan tahun 1996 bertujuan untuk menampilkan hasil karya animasi Itali, mulai mendapat perhatian dan menjadi acara terpenting di dalam industri kanak-kanak antar bangsa. Para Juri antar bangsa yang terpilih akan menilai kategori film pada tahun ini adalah Stefania Ulivi (Wartawan, Corriere della Sera), Arianna Finos (Wartawan, La Repubblica) dan Flavio Natalia (Pengarah dan Wartawan, CIAK).

Film animasi Ejen Ali The Movie juga ditampilkan di peringkat Asia Tenggara dan memdapat kehormatan mewakili Malaysia ke Asean Film Week 2020 yang akan berlangsung di tiga provinsi besar Vietnam yaitu di Hanoi, Da Nang dan Bandar Ho Chi Minh. Gelar acara tersebut merupakan pelantikan negara Vietnam sebagai Pengurus Persatuan Negara-negara Asia Tenggara (Asean) pada tahun 2020, dengan tujuan memelihara nilai-nilai budaya negara Asean melalui karya-karya kreatif.

Sepuluh negara Asean diundang untuk ikut kompetisi film terbaiknya melalui pemilihan persatuan film di negara masing-masing yang bertemakan “Asean Cohesion and Proactive Adaptation”.

Selaku wakil resmi negara Malaysia, Ejen Ali The Movie akan ditayangkan yang dijadialkan sebagai berikut: 20/7/2020: National Cinema Centre, Hanoi, 20.00; 23/7/2020: Le Do Cinema, Da Nang, 19.30; 34/7/2020: Cinestar Hai Bà Trưng, ​​Bandar Ho Chi Minh, 20.00.

“Ini adalah satu penghormatan besar bagi Malaysia dan ini awal fase kedua tahun 2020 dengan menyaksikan pencapaian Ejen Ali The Movie di ajang festival film antar negara. Ini menjadi tolak ukur keberhasilan yang membanggakan karena dapat
berada diantara hasil karya kreatif animasi terbaik antar negara yang lain. Saya mengambil kesempatan tersebut untuk mengucapkan terimakaih kepada rekan karya kami di WAU Animation atas pencapaian dalam menghasilkan dunia animasi yang unggul dengan alur cerita indah yang dilihat dalam film tersebut,” ucap Datuk Ahmad Izham Omar selaku Ketua Pegawai Eksekutif, Primeworks Studios.

“Keikutsertaan film animasi di festival antar negara tersebut merupakan sebuah berita yang sangat menggembirakan. Ini memacu kami untuk terus berkarya dan mencipta animasi yang lebih baik dan bermutu, lebih-lebih lagi dalam keadaan dunia yang sedang pulih dari pandemi Covid-19. Kami sangat berbesar hati ditampilkan dan diberi peluang mewakili Malaysia dan sangat gembira untuk melihat reaksi penonton di Itali dan juga Vietnam,” ucap Usamah Zaid Yasin, Ketua Pegawai Eksekutif WAU Animation dan juga pengarah film Ejen Ali The Movie.

Adapun sinopsis Film Ejen Ali The Movie mengisahkan tentang Ali, seorang budak berusia 12 tahun yang telah direkrut menjadi perisik bagi sebuah agensi perisikan, dikenal sebagai Meta Advance Tactical Agency (MATA) yang berperanan untuk melindungi kota futuristik Cyberaya daripada ancaman luar. Konflik mula timbul Ali tahu dia bukanlah satu-satunya ejen yang boleh mengawal gajet istimewa (IRIS – Infinity Retinal Intelligence System).

Gajet tersebut telah diubah sesuai menjadi IRIS Neo, gajet yang boleh dikawal serta digunakan oleh ejen-ejen lain. Inovasi baru ini dipermasalahkan oleh Ali apabila dia merasa tersingkir dan kedudukannya sebagai ejen istimewa MATA tergugat. Pada saat itu, dia didatangi oleh seorang misteri yang mengetahui akan kisah masa lalunya. Berawal pengembaraan baru Ejen Ali demi mengungkap kebenaran walaupun kesetiaannya terhadap MATA bakal teruji.(Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed