by

CMMI Mendesak DPR Mengeluarkan RUU HIP Dari Prolegnas

-Nasional-138 views

Jakarta, JNcom – DPP Cendekia Muda Muslim Indonesia (CMMI) menyatakan menolak rancangan undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan mendesak pimpinan seluruh Fraksi di DPR RI untuk menghentikan pembahasannya menjadi UU, serta mendesak Pimpinan DPR RI mengeluarkan RUU HIP dari Prolegnas. Sikap tersebut disampaikan Ketua Umum DPP CMMI, Anhar Tanjung kepada wartawan usai menyerahkan bantuan sembako kepada warga Gandul, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2020).

“Kami akan mendukung dan siap mengawal Maklumat Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Pimpinan MUI Provinsi se Indonesia, yang antara Iain menolak RUU HIP,” ujar Anhar.

CMMI, lanjut Anhar, juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas inisiator dan konseptor RUU HIP serta memproses secara hukum pidana, pihak-pihak yang berupaya mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan Trisila dan Ekasila.

Selain itu, CMMI mendesak aparat penegak hukum untuk menegakkan dan melaksanakan UU nomor 27/1999 tentang Perubahan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berkaitan dengan Kejahatan Terhadap Keamanan Negara, khususnya pasal 107a, 107b,107c, 107d, dan 107e terhadap oknum oknum pelaku makar terhadap Pancasila.

“Sesuai UU nomor 2/2008 tentang Partai Politik pasal 40 dan pasal 41 tentang Partai Politik jo UU nomor 2/2011, CMMI mendesak Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memeriksa dan memutuskan permohonan pembubaran parpol yang menjadi inisiator dan konseptor RUU HIP karena terbukti melakukan kegiatan yang bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan perundang-undangan; dan atau melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan dan keselamatan NKRI,” ungkapnya.

Ia berharap presiden tidak menandatangani RUU HIP tersebut dan menyerukan kepada para aktivis Mahasiswa dan pemuda yang setia pada NKRI untuk mewaspadai dan melawan gerakan komunis gaya baru yang berusaha bangkit, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun melalui jalur kekuasaan. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed