by

PT. EKI Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Secara Perdana

JNCom, Jakarta – Usaha berjalan kembali dalam situasi pandemi Covid 19, PT. Energi Kita Indonesia (EKI) yang bergerak dalam baju APD (Alat Pelindung Kesehatan), Smart Helmet, masker serta alat bantu kesehatan lainnya yang berbasis Digital, PT. EKI melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara perdana bersama para Direksi.

Komisaris Utama, Fauzan Fadel Muhammad B. Eng (HNS); Komisaris Bagus Linggih; Komisaris Independent, Ir. Suprihat; Komisaris Independent Husain Abdullah; CFO Farahiyah Adzani W.A. Md. AK. S.Kom; CTO, Dr. Ir. R. Kun Wardana A.MT; dan CEO Satrio Wibowo B. Tech (HONS), Graha Iskandarsyah di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Kun Wardana saat dijumpai mengatakan, jadi basis ke masa depan, jasa-jasa atau layanan yang kita provide adalah layanan-layanan yang bisa membangun satu ekosistem yang picture ready sehingga kita sudah mendefinisikan pada RUPS ini sektor-sektor mana saja yang akan kita masukan.

“Energi Kita Indonesia menggabungkan kedekatan offline, of the skill, of the conventional and the future, jadi disana ada online dan ada juga offline nya. Sekarang kita berada dilingkungan strategis dimana kita memasuki Industri 4.0 dan kita mengalami Covid-19, untuk itu kita telah membaca lingkungan ini kita akan memprovide layanan seperti Half Paspor, dimana dengan Half Paspor ini kita melakukan suatu jasa untuk melihat yang pertama kesehatan dari para komunitas masyarakat di Indonesia,” jelas Kun.

Melalui Aplikasi Indonesia Bertahan (INTAN), kita bisa melihat pergerakan baik itu PDP, ODP dan lain-lain kemudian dengan survey yang kita lakukan kita menggali data-data kesehatan mereka dan ini kita gabungkan dengan kompentensi mereka melalui data analistik dengan big data mereka dan dengan menggunakan aplikasi tersebut menjadikan data Half Paspor, artinya kalau kita memasuki misalnya kampus kita perlu memiliki Paspor sehingga kita dijamin bahwa kita adalah sehat, kita adalah aman.

Saat kita memasuki gedung dan memasuki lain-lain yang dibantu dengan satu aplikasi AOT.
AOT adalah suatu alat yang dapat melakukan deteksi-deteksi yang melalui produk yang bisa mengetahui suhu kita, dia tahu kita memakai masker atau tidak dan semuanya masuk dengan aplikasi kita, dan kita punya yang namanya smart helmet, dan helmet ini juga memandu security guide lapangan, melihat siapa-siapa yang complide sudah help protokol di Indonesia baik itu Pemerintah, baik itu suhunya, social distancing nya dan juga orang-orangnya, sangat terintergrasi dengan aplikasi ini kita mengetahui dimana saja tempat yang aman bahkan posisi kita, dia bisa mengetahui daerah-daerah yang direkomendasikan untuk tidak dilalui dengan yang lain-lain.

Half Paspor merupakan produk dari Energi Kita Indonesia di dampingi dengan kompentensi, kemudian
yang kedua Energi Kita Indonesia tetap kepada Cord bisnisnya Energi itu sendiri dan Resource dan Sumber Daya Alam dan lain-lain all and gas dan Our Fasilities, termasuk alat-alat kesehatan bahkan kita juga telah mengakuisisi perusahaan Obat yang cukup terkenal di masanya ini kita jadikan suatu ekosistem dari hulu dan ke hilirnya,“ ucapnya.

”Kemudian kita juga telah memikirkan suatu sistem keuangan yang anti riba, kita berfikir bahwa sekarang hampir setiap permasalahan orang Indonesia itu adalah hutang, terbelit hutang dia tidak bisa lagi produktif makanya kita ingin bangun suatu sistem yang anti riba sehingga orang terbebas dari permasalahan, kita sudah merancang bangun dari pondasinya sampai, nanti kita akan mengeluarkannya dan kedepannya ini akan kita jadikannya dasar untuk pembayaran di E-Commerse, kemudian kita akan menggunakan Uprode up offline to online, walupun E-Commerse tetap alat bayar konvensional pun juga bisa, kemudian dari sisi telekomunikasi juga kita berfikir bagaimana biaya komunikasi serendah mungkin namun kita bisa pikirkan biaya komunikasi juga bisa gratis free the in to not service is,” tuturnya.

Kita sudah punya suatu strategi yang nantinya bisa memungkinkan bahkan bukan lagi 4G dan disitu kita membangun suatu agregrator baru, makanya kita akan membangun UMKM melalui konten Agregator semakin banyak orang mengisi dari pada sistem yang dibangun itu berperan dalam pemberdayaan ekonomi Indonesia Jadi yang berperan UMKM itu adalah Koperasi, disini juga yang forpolio EKI juga ada yang namanya Ristok ada Feer to Feer landing jadi siapa saja UMKM yang mau berkiprah dalam dunia bisnis kita memberikan akses keuangan ke mereka bahkan bukan saja itu, akses pasar dan juga akses teknologi agar kita bisa cepat mengejar ketinggalan-ketinggalan kita, bahkan pada 2025 pada saat the pict off bonus demografi kita sudah siap , Siap dari segi SDM.

65% penduduk Indonesia itu lulusan SD, SMP, ataupun SMA. Mayoritasnya adalah SMP bagaimana kita mengejar yaitu dengan bantuan teknologi memiliki kompeten, kita memiliki market place training-training yang ada bahkan juga placement jadi untuk di edit training kita berikan rekomendasi penempatan kerjaan mereka dan ini adalah suatu pemikiran untuk bisa menjamin kerjaan warga negara Indonesia.

“Kemudian kita pun memikirkan logistik, dimana logistik di Indonesia bisa menjamin untuk menjadi suatu kekuatan pilar bangsa, justru kita memikirkan bagaimana nanti dengan adanya terusan di Thailand tempat-tempat yang mendekati ada arah disana itu bisa menjadi bagian-bagian Forpolio EKI khususnya di Selat Malaka dan juga logistik-logistik yang lain,” Ujar Kun.

Ini merupakan suatu kombinasi, suatu ekosisitem yang besar ada 6 cluster yang ada , tadi mulai dari Profesional versis, Personil lies, Personil Services, kemudian logistik komunikasi finance, energi itu sendiri, out care kita kombinasikan secara bersama, bahkan kita juga ada Security guide dengan anjing pelacaknya, yang sangat terampil, orang-orangnya yang sangat power full dengan kita lengkapi dengan smart helmet, jadi dia bisa melihat temperatur dan lain-lain, disana kita rekrut mereka disana mereka agar menjadi Securitu guide ini yang juga kita dorong dan security sektor juga menjadi bagian kita.

”Jadi has the home EKI adalah suatu ekosisitem from to the picture itu yang menjadi pemikiran kita, dan Value nya itu kita bukan saja profit tetapi kita juga memikirkan Pancasila, kita memikirikan (social the justice), kita memikirkan kemanusiaan dan kita juga bisa menjadikan cikal bakal peradaban bagi bangsa kita akan enable perubahan itu, itulah EKI “we are the agent of canche from Indonesia” melalui big data, melalui suatu komprehensif analical analygic singking,” ujar Dr. Kun.

Saya sebagai Presiden Direktur/CEO, Satrio Wibowo B. Tech (HONS), saya hanya ingin memberi statement bahwa Energi Kita Indonesia ini adalah hasil dari para pemuda pemudi Indonesia yang bergabung di susunan direksi sebagai para pemikir dan tentunya di Dewan Komisaris, kehadiran Bapak Ir. Suprihat, Bapak Husein Abdullah dari yang mempunyai pengalaman kami berharap para milenial dan generasi z ini tetap dibimbing oleh yang berpengalaman sehingga kami ini tidak hilang arah, semoga kami ini dapat berpikir secara extra ordinary karena kita dalam kondisi perang melawan Covid-19, sehingga pemikiran-pemikiran kita ini yang extra ordinary bukan pemikiran yang normal, salah satunya kami adalah yang mempunyai peta sebaran Covid Indonseia yang di update hingga Rumah sakit, hingga per-Puskesmas dan kami berani di adu dengan peta negara fitur kami lebih canggih dengan negara, sehingga kami bisa menjadi mitranya negara ini bila kami diberi kesempatan.

“Aplikasi Indonesia bertahan atau INTAN adalah sebuah aplikasi tool new normal aplikasi extra ordinary yang dapat mendeteksi, memonitoring, tracking orang-orang yang sehat dan orang-orang yang tanpa gejala dalam menghadapi aktivitas sehari-hari, sehingga inilah pemikiran-pemikiran extra ordinary di kondisi Covid-19 ini,” ujarnya.

“Selain ini kami juga bisa mencari database regestry orang-orang yang meninggal karena Covid-19 mempunyai faktor X yaitu faktor yang mempunyai penyakit generatif seperti jantung, paru-paru, diabetes, ginjal ini kita harus petakan dan harus kita jaga bersama posisi mereka,” ucapnya.

Selanjutnya, “Kami mempunyai database sumber daya alam se-Indonesia untuk mengetahui dimana kekayaan alam itu berada, ada emas, minyak, torium, red-ed kita juga memetakan menggunakan satelit agar kita berdaulat dibidang energi. Sub Holding kami berdasarkan menuju visi kami Indonsia Society 4.0 dimana kita tidak diawasi teknologi namun teknologi mendukung society 4.0 dimana keadilan sosial dapat terlaksana dengan baik dengan kelima silanya?” terang Satrio.

Lebih lanjut Satrio mengatakan, Jadi kita harus bergotong royong dan kami sadar bahwa berdirinya kami tidak akan bisa sukses tanpa kehadiran gotong royong dengan para pengusaha lain sesuai dengan penta hilliex sperit gotong royong bersama pemerintah, ASN, Administrasi, Pengusaha dan rakyat.

Kehadiran ristok.id merupakan sumbangsih kami financial service untuk mencegah adanya riba atau adanya hutang berbelit-belit kepada perekonomian rakyat kecil. Jadi fokus kami terhadap UMKM , Mikro Ekonomi, menjadi sebuah kekuatan baru atau saya bilang close Sirkular ekonomi menjadi keuangan itu ada di rakyat langsung yang menggunakan future ready atau masa depan itu kita menggunakan DCEP.

Kami satu-satu nya PT di Indonesia yang melaksanakan ini sebagai mitra kerjanya negara dapat mencetus ide-nya, ini dapat terlaksana dalam waktu satu tahun terakhir.

Kami pun sudah bersumbangsih mendapatkan pekerjaan 5 juta APD di Dokter yang sudah kami distribusikan dan 3,3 juta APD semoga APD tersebut terus kami berikan kepada dokter di Indonesia sebagai bentuk sumbangsih kami, gotong royong kami kepada seluruh dokter yang ada di Indonesia.

Semoga kita mencapai misi itu cos leadership kita akan konsepin di segala bidang, yang kedua adalah liquidity kita mempertahankan cash flow liquidity kita dan yang terakhir kami akan terus berinvestasi energi teknologi baru sehingga tercapai society 4.0.

Fauzan menambahkan, energi kita ini adalah perusahan ready dan berbasis teknologi jadi sesuai pertanyaan keuntungan kita dan lain-lain, kita menginvestasikan keuntungan kita untuk mengembangkan teknologi dengan tujuan keadilan sosial berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana kita percaya keadilan sosial tersebut dapat dilaksanakan dengan siap maka itu kita memottokan perusahan kita Featuring.(Guffe).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed