by

Keberhasilan Penerapan New Normal Masih Diragukan

-Nasional-125 views

Jakarta, JNcom – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Arwani Thomafy mengatakan, tatanan normal baru (new normal) merupakan bagian dari ikhtiar untuk menormalkan kembali sektor perekonomian dan sektor lainnya sejak Pandemi Covid-19 mencuat. Menurutnya, konsep new normal itu dapat diterapkan dengan sejumlah syarat, diantaranya kapasitas rumah sakit yang memadai, trakcing pasien yang ketat, serta pelaksanaan test rapid test/PCR yang masif.

“Persyaratan tersebut kenyataannya belum sepenuhnya terpenuhi. Dalam konteks di Indonesia, kebijakan new normal melompati syarat-syarat tersebut. Di poin ini yang harus kita sepakati bersama adalah konsisten menerapkan SOP pencegahan penularan Covid-19,” ujar Arwani dalam diskusi virtual, Selasa (9/6/2020).

Pendapat lain disampaikan Gayus Lumbuun, Mantan Hakim Agung MA bahwa keberhasilan penerapan kehidupan New Normal dalam pandemi Covid-19 bisa diukur melalui pendekatan sistem hukum yaitu bagaimana Protokol yang dibentuk sebagai aturan atau norma yang mempunyai kekuatan mengikat sebagai pedoman. Kedua, bagaimana aturan itu dijalankan dengan baik oleh Aparatur Penegak hukum. Ketiga, budaya hukum masyarakat sebagai kultur hukum yang memiliki sikap taat dan disiplin terhadap hukum.

“Jika ketiga element itu bisa berjalan dengan baik maka dapat diyakini penerapan konsep Kebijakan New Normal akan berhasil atau menjadi the living Law,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai penerapan new normal untuk saat ini belum tepat karena belum menurunnya angka kematian dan jumlah positif baru Covid-19. Ia mencontohkan di beberapa negara seperti Korsel, Jerman, Hongkong, China dan Australia yang mencoba membuka kembali tetapi masih ada korban jiwa.

“Saya tidak yakin new normal akan berhasil jika melihat kurva yang tak kunjung turun baik angka kematian, PDP dan terinfeksi Covid-19,” tutupnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed