by

BAMUUIS Cepat Tanggap Bantu Warga Terdampak Covid-19

-Nusantara-215 views

Jakarta, JNcom – Selama wabah covid 19 menghantam Indonesia, Dewan Pimpinan Pusat Badan Musyawarah Ulama & Ummat Islam (DPP BAMUUIS) bergerak membagikan kebutuhan bahan pokok juga alat bantu kesehatan seperti masker dan hand sanitizer. Usaha ini dilakukan sebagai wujud untuk meringankan beban masyarakat kecil yang terdampak akibat wabah virus corona.

Aksi sosial cepat tanggap tersebut dilaksanakan akhir Maret 2020, sebelum Presiden Joko Widodo mengumumkan status darurat kesehatan masyarakat dalam hadapi virus corona. Lalu disusul pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) oleh Provinsi DKI Jakarta dan beberapa wilayah kabulaten/kota di Jawa Barat.

Sampai berita ini ditulis, pembagian sembako terus berjalan. Mendekati hari raya Idul Fitri 1441 H, bingkisan lebaran berupa sarung dan santunan masih juga dibagikan untuk para mubalig, ustad dan tokoh masyarakat sekitar wilayah kantor DPP BAMUUIS yang terletak di kawasan Polonia, Jakarta Timur.

Dari keterangan yang dikirimkan via WA, Ketua Umum BAMUUIS H. Denny Syaifullah, SH. mengatakan, sebagai organisasi yang berkiprah di bidang kemaslahatan umat, bagi BAMUUIS kegiatan bhakti sosial pembagian sembako bukan hal yang baru dilaksanakan. Sudah menjadi kegiatan rutin setiap Ramadhan serta hari raya besar Islam lainnya.

Tentunya pelaksanaannya juga dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Yakni tidak dibagikan dengan mengundang kerumunan massa. Tetapi dikoordinir melalui tokoh masyarakat setempat yang nantinya dikirimkan ke rumah rumah warga yang tidak mampu.

Cakupan pembagian untuk sembako berisi beras 5 kg, 1 kg gula pasir, minyak goreng, mie instan, susu dan tepung terigu bagi masyarakat tidak mampu terkena dampak wabah virus corono tidak hanya di Jakarta saja. Juga sudah terdistrubusi sampai ke Muara Gembong, Tarumajaya, Babelan Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Purwakarta, Subang, Indramayu. Cirebon dan Kabupaten Tanggerang.

Menurut H. Denny, bila pendemi corona ini belum juga berakhir bhakti sosial akan terus dilaksanakan. “BAMUUIS akan melaksanakan rappid test untuk masyarakat tidak mampu. Kegiatan ini bertujuan membantu Pemerintah dan tenaga medis mengetahui para korban yang terinveksi virus corona,” pungkasnya. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed