by

Jakarta Tourism Forum Serahkan 100 Paket Sembako Kepada Pekerja Sektor Hiburan Terdampak Covid-19

-Nusantara-280 views

Jakarta, JNcom – Jakarta Tourism Forum (JTF) bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta dan Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) menyerahkan sebanyak 100 paket sembako kepada pekerja di sektor hiburan di Jakarta yang terkena dampak wabah Covid-19.

Penyerahan diwakili Bendahara Umum JTF Emi Silvia dan diterima langsung oleh Ketua Asphija Ghea Hermansyah di bilangan Melawai, Jakarta Selatan. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia, Ketua Dewan Pengawas JTF Nurdin Al Fahmi, serta anggota JTF lainnya.

“Kegiatan kali ketiga ini dilakukan JTF selama masa pandemi Corona. Sebelumnya telah dilakukan penyerahan kebutuhan logistik kepada tim medis semisal beras, daging, vitamin, hand sanitizer, dan juga APD yang berada di Hotel Grand Cempaka Putih dan Kepulauan Seribu,” ungkap Emi, Jumat sore (8/5/2020).

Menurut Emi, pendemi Covid-19 telah memporak-porandakan banyak sektor perekonomian, termasuk sektor pariwisata. Hal ini mendorong JTF, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, serta Asphija berinisiatif memberikan bantuan untuk meringankan para pekerja yang terdampak Covid-19 di sektor hiburan.

“Kami beserta ratusan member WA Group JTF akan terus berupaya untuk melakukan penggalangan dana untuk masyarakat yang terimbas dari pandemi Covid-19. Hingga kini, dari penggalangan dana yang di lakukan oleh JTF dari berbagai pihak yang peduli telah terkumpul lebih kurang 240 juta,” katanya.

Sementara itu, Kadis Parekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia mengatakan, hingga kini sudah ada ratusan ribu pekerja di tempat hiburan yang telah kehilangan pekerjaan.

“Semoga kegiatan sosial ini bisa merangsang pihak swasta dan masyarakat umum lainnya untuk ikut bergerak membantu pemerintah baik pusat maupun DKI Jakarta dalam menangani COVID-19,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pengawas JTF, Nurdin Al Fahmi berharap gerakan semacam ini bisa meluas sehingga tidak hanya dibebankan kepada pemerintah saja, tetapi juga pihak swasta dan masyarakat umum mau ikut ambil bagian.

“Hal ini sudah kita buktikan ketika bencana tsunami Aceh, gempa di Yogya, tsunami dan gempa Palu, serta di berbagai tempat bencana lainnya,” ujar Nurdin. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed