by

Dinilai Gagal Tangani Covid-19, Jokowi Diminta Segera Ganti Menkes

-Nasional-189 views

Jakarta, JNcom – Penyebaran Virus covid-19 yang semakin tidak terkendali membuktikan ketidaksiapan pemerintah dalam mengantisipasi dan menangani penyebaran virus covid-19 di Negara ini.

Apalagi pernyataan MENKES yang menyatakan _“flu lebih berbahaya daripada virus corona”,_ dan _”Difteri yang begitu hebat saja kita enggak ada takutnya apalagi ini corona”._

Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) telah memperingatkan atas bahaya virus Covid-19 ini dengan menyurati Presiden Joko Widodo terkait penanganan virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 di Indonesia. Dalam surat itu, WHO meminta Presiden Jokowi melakukan sejumlah langkah, termasuk mendeklarasikan darurat nasional virus corona.

Seperti diketahui pertanggal 25 Maret 2020 data pasien yang telah meninggal dunia sebanyak 58 orang dan pasien yang positif terkena virus covid-19 sebanyak 790 orang, bahkan Pejabat Pusat maupun Daerah sudah ada yang positif terkena virus covid-19 seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Walikota Bogor Arya Bima, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Dengan banyaknya korban tersebut, membuktikan bahwa Pemerintah dalam hal ini MENKES telah GAGAL TOTAL dalam mengatasi penyebaran virus yang sangat mematikan ini. Bahkan, para dokter, dan tenaga kesehatan lain yang semestinya mendapatkan prioritas untuk dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai, malah harus menyabung nyawa untuk menangani para korban. Hal mana fakta yang dialami para dokter dan tenaga kesehatan lain ini bertentangan dengan *Pasal 57 huruf d Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Tenaga Kesehatan yang menyatakan bahwa Tenaga Kesehatan dalam menjalankan praktik berhak : d. memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia, moral, kesusilaan, serta nilai-nilai agama.

Menghadapi peristiwa pandemi corona seperti release yang diterima redaksi JURNALNUSANTARA.COM, di Jakarta, Jumat (27/03/2020), Sumadi Admaja, S.H selaku ketua TIM LBH Street Lawyer menyatakan sikap :
1. Meminta kepada Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad untuk segera mundur dari jabatannya sebagai MENTERI KESEHATAN karena telah GAGAL dalam menanggulangi wabah di Negara ini sebagaimana *Pasal 6 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1991 Tentang Penanggulangan Wabah Penyakit Menular* yang menyatakan bahwa _“Menteri bertanggung jawab atas pelaksanaan teknis upaya penanggulangan wabah”._ Dan *Pasal 24 ayat (2) huruf a Undang ‐ Undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara,* atau;

2. Meminta Ir. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia untuk memberhentikan Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad dari jabatannya sebagai MENTERI KESEHATAN sebagaimana *Pasal 24 ayat (2) huruf e Undang – Undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara* menyatakan : “(2) Menteri diberhentikan dari jabatanya oleh Presiden karena (e)_ Alasan lain yang ditetapakan oleh Presiden. Dalam hal ini Menteri Kesehatan telah gagal dalam penanganan virus covid-19”;

3. Meminta Ir. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia untuk segera mengangkat Menteri Kesehatan (MENKES) yang baru dan berkompeten.(han)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed