by

Bertekad Perjuangkan Buruh, Tiga Organisasi Besar Buruh Bersatu Dalam MPBI

-Nasional-70 views

Jakarta, JNcom – Tiga pimpinan organisasi buruh terbesar yaitu Andi Gani Nena Wea (Presiden KSPSI), Said Iqbal (Presiden KSPI) dan Elly Rosita Silaban (Presiden KSBSI) menyatakan kesepakatan untuk bersatu dalam wadah Majelis Pekerja/Buruh Indonesia (MPBI). Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI mengatakan, MPBI merupakan sejak dahulu merupakan organisasi buruh terbesar di Asia yang dideklarasikan di Gelora Bung Karno pada tanggal 1 Mei 2012, dihadiri kurang lebih 100 ribu orang pekerja/buruh.

“Dengan ketulusan, kesadaran dan semangat kebersamaan, kami sepakat untuk menghidupkan kembali yang telah dideklarasikan tahun 2012. Kami akan menjalani dialog dan lobi di DPR untuk memberikan masukan, jika tidak didengar maka kami akan melakukan demo besar. Perlu diketahui bahwa gerakan buruh bukan gerakan politik,” ujar Presiden KSPSI, Andi Gani dalam jumpa pers, Jum’at (28/2/2020) di Kuningan, Jakarta Selatan.

Terkait dengan Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Elly Rosita Silaban, Presiden KSBSI, sudah saatnya seluruh gerakan buruh Indonesia kembali bersatu untuk melawan kekuatan yang ingin mengurangi kesejahteraan kaum buruh dan minimnya perlindungan bagi tenaga kerja yang akan masuk pasar kerja melalui omnibus law RUU Cipta Kerja. “Tidak menutup kemungkinan ada beberapa puluh federasi buruh lainnya yang mendukung perjuangan MPBI,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan bahwa serikat pekerja di seluruh indonesia sudah membangun persatuan buruh Indonesia untuk menolak omnibus law RUU Cipta Kerja. Persatuan tersebut bisa dilihat dari adanya pernyataan sikap bersama tiga Konfederasi, yaitu Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPP KSPSI), Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI), Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (DEN KSBSI) sebagai 3 (tiga) Konfederasi terbesar di Indonesia.

“MPBI merupakan alat perjuangan pekerja/buruh Indonesia serta elemen masyarakat yang lain untuk mewujudkan kehidupan yang adil, sejahtera, dan bermartabat. Dalam kaitan dengan itu, MPBI akan berjuang untuk menghapus segala bentuk penindasan dan ketidakadilan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kehidupan pekerja/buruh Indonesia harus diperlakukan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang merdeka, adil, sejahtera, dan bermartabat. Penegakan hukum dan kedaulatan bangsa harus ditegakkan dengan menghapuskan eksploitasi hak-hak rakyat dan hak-hak pekerja/buruh,” tegasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed