by

Kami Marah, Tapi Guru Jangan Dibegitukan

-Nusantara-69 views

Jakarta, JNcom – Peristiwa duka yang menimpa siswa siswi SMP N 1 Turi Sleman Yogyakarta membuat marah semua pihak.

“Kejadian susur sungai yang akhirnya terseret banjir di sungai sempor Turi Sleman memakan korban meninggal 10 orang siswa. Hati kita sedih, marah dan berduka akan kejadian tersebut,” ujar Anang Imamuddin salah satu warga Muntilan yang prihatin atas kejadian tersebut seperti release yang diterima redaksi JURNALNUSANTARA.COM, di Jakarta, Rabu (26/02/2020).

Menurut Anang semua pihak langsung tertuju kepada guru-guru, pembina pramuka dan juga kepala sekolah SMP N 1 Turi. Semua pihak menghujat, mengumpat, membully dan marah akan ketelodoran para pengampu dan pembina kegiatan tersebut.

“Saya pun marah kepada ketelodoran dan keras kepala dari pembina yang sudah sempat diingatkan oleh warga kalau jangan melakukan kegiatan susur sungai karena musim penghujan. Akan tetapi kegiatan tersebut tetap berjalan,”tuturnya.

Seperti diketahui tambah Anang sekarang evakuasi dan pencarian korban sudah selesai dilakukan. Saatnya beberapa pihak yaitu pembina, guru, kepala sekolah dan beberapa warga diminta keterangan oleh pihak kepolisian.

“Saya sangat setuju bahwa masalah tersebut harus diproses hukum sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dari para penanggung jawab kegiatan yang lalai,”imbuhnya.

Akan tetapi menurut Anang sekarang viral adalah perlakuan dari aparat penegak hukum yang memperlalukan para tersangka dengan tidak manusiawi. Para tersangka digunduli kepalanya dan diperlalukan seperti pelaku kejahatan atau kriminal lainnya.

“Pemandangan ini sangat kontras terhadap perlakuan kepada para koruptor dan para perampok negara ini. Para koruptor malah masih ketawa ketiwi seolah tak berdosa,”tegasnya.

Dikatakan Anang Guru tersebut juga manusia yang bisa khilaf dan lalai. Guru adalah insan pendidikan yang mencerdaskan anak-anak dan bangsa ini.

“Jangan diperlakukan yang tidak manuasiawi. Proses dan tegakkan hukum tapi tetap pegang sisi kemanusiaan. Kritik membangun untuk institusi penegak hukum.

Semoga hukum dan keadilan dapat ditegakkan di negeri ini. Hukum bukan hanya tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,”tandasnya.(han)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed