by

Garda NTT Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Ansel Wora

-Nusantara-193 views

Jakarta, JNcom – Sudah hampir 90 hari, kasus kematian tak wajar Ansel Wora belum juga ada titik terang. Pihak kepolisian Polres Ende dan Polda NTT sudah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 50 orang saksi namun belum satupun yang ditetapkan sebagai tersangka. Menyikapi persoalan tersebut, puluhan massa dari Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur (Garda NTT) bersama beberapa organ kemanusiaan lainnya menggelar aksi di depan Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Ketua Umum Garda NTT, Yons Ebiet mengatakan, pihaknya mendesak Mabes Polri untuk mengambil alih kasus kematian Ansel Wora untuk mengungkap kasus kematian misten’us Ansel Wora secara terang benderang serta segera mengumumkan hasil otopsi sesuai pasal 134 ayat (1) KUHAP.

“Kami meminta Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus kematian Ansel Wora yang belum tuntas dan terkesan lamban. Kami berharap Mabes Polri dapat menindaklanjuti laporan ini secepatnya,” ujar Yons.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen Garda NTT, Marlin Bato mengatakan, berkaIi-Kali dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan status perkara sudah dinaikan dari penyelidikan ke penyidikan melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SPZHP) dengan Nomor B/305/Xl/2019 yang menetapkan peristiwa hukum bahwa adanya dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap korban bernama Ansel Wora selaku Aparatur Sipil Negara yang bertugas di dinas Perhubungan Kabupaten Ende.

Berdasarkan itu pula, penyidik mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dengan nomor SPRINDIK/315/11/RESKRIM pada Tanggal 25 November 2019. Kemudian diturunkan pula Tim Penyidik Khusus dari Polda NTT dengan menggunakan teknologi Alat Pendeteksi Kebohongan serta Alat Kloning Hp. Lalu pada hari Senin, 20 Januari polisi melakukan Rangkaian Gelar Perkara Di Polda NTT.

“Sudah lebih dari 60 hari polisi telah melakukan otopsi terhadap jenazah Alm. Anselmus Wora, namun hingga detik ini polisi belum mengumumkan hasil otopsi. Dan hingga hari ini pula pihak keluarga korban tidak pernah diberi tahu terkait hasil otopsi tersebut. Pada prinsipnya kami meminta kepolisian dapat menuntaskan kasus ini,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed