by

SKO Ragunan Peduli Banjir

Jakarta, JNcom – Sri Ratna Irnaningsih, kordinator SKO bersama Dr. Bayu Rahardian mengadakan Bakti Sosial, menyerahkan bantuan untuk wilayah Pondok Pinang dan Cinere yang berdampak pasca banjir beriringan malam pergantian tahun 2020.

Persiapan keberangkatan dari Wisma Atlit di Cibubur, Jumat (3/1/2020), Tim SKO Ragunan yang dikoordinir SriRatna, yang dikenal sebagai Pelatih Nasional Silat menuju Pengungsian korban banjir. Wilayah pertama kali didatangin kelurahan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jalan Blok C, Kampung Baru yang berdampak banjir yang cukup memprihatinkan air naik sampai ketinggian 2,7m dimulai air naik jam 2 dini hari bertepatan dengan penggantian tahun sampai jam 3 dini hari tanggal 3 Januari, sudah mulai surut, tetapi mereka mendapatkan kendala kekurangan air bersih dan listik Padam hingga hari ini (3/1/2020/). Dari RW 05 ada 7 Rt yang berdampak cukup memprihatikan karena ketinggian air sampai 2,7m ujar pak Muchlis ketua Rw05.

Bantuan baru dari Kelurahan Pondok Pinang dan Swadaya masyarakat, dari Kelurahan Pondok Pinang berupa Selimut, Beras, Air mineral dan Indomie dalam bentuk Dus, yang sudah diberikan kepada para korban Banjir tutur pak Budi kordinator Posko.  Sedangkan penyerahan bantuan dari SKO Ragunan berbentuk Indomie, air mineral, susu dan biskuit yang langsung diserahkan ke bagian Posko wilayah Kampung Baru yang dikordinir pak Budi.

Menurut Dr. Bayu Rahadian, Penyerahan bantuan korban banjir adalah bentuk keprihatinan atas musibah yang terjadi bertepatan dengan penggantian tahun, karena banjir yang terjadi Paling parah dibanding sebelumnya, inisiatif ini adalah bentuk keperdulian dari SKO Ragunan berswadaya untuk meringankan beban korban banjir, pungkasnya.

Wilayah kedua yang didatangin Tim SKO adalah kelurahan Cinere Rt01 Rw012, Cinere Depok. Dampak pasca banjir ada 13 rumah, 17 KK yang menjadi korban, situasinya lebih memprihatinkan lagi karena ada 2 rumah hanyut, 11 rumah terendam banjir mencapai 2m dan lebih parah lagi ada satu rumah yang amblas kena longsor hingga tertimbun tanah, ujar Doni Saputra ketua Rt01.

Yang lebih mengenaskan lagi menurut keterangan pak Doni belum ada perhatian atau bantuan dari Kelurahan Cinere sama sekali, hanya dari Swadaya masyarakat dan LSM. Air atau listrik sudah menyala sejak kemaren sore (2/1), tapi kami membutuhkan bantuan alat alat berat dari Pemda khususnya agar bisa mendapatkan bantuan dan perhatian karena kerusakan yang cukup signifikan pungkas Doni Saputra, (Ine)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed