by

DPR Apresiasi Kinerja Polri di Tahun 2019

-Nasional-855 views

Jakarta, JNcom – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menjelaskan, sepanjang tahun 2019 Polri telah memberikan 1.854 penghargaan kepada personel Polri dan 88 penghargaan diberikan kepada instansi mitra, meningkat sebanyak 65% dibandingkan tahun 2018. Sebaliknya, jumlah pelanggaran disiplin menurun sebesar 10,92%, pelanggaran kode etik menurun 215% dan pelanggaran pidana menurun 39,48%.

Lebih lanjut Kapolri mengatakan, dalam rangka penguatan organisasi, Polri telah membentuk satuan kerja baru yaitu Puslabfor Bareskrim Polri dan Densus 88 Anti Teror serta perubahan nomenklatur dan titelatur. Sementara untuk jumlah pengaduan masyarakat menurun 15,8% menjadi 1.212 di tahun 2019.

“Rencana untuk tahun 2020, Polri akan melakukan perubahan tipe Polda, pembentukan polres baru, perubahan tipe Polres, pembentukan Polsek dan pembentukan Polsubsektor,” ujar Kapolri dalam acara refleksi akhir tahun 2019 di gedung PTIK Jakarta, Sabtu (28/12/2019).

Nasir Djamil, anggota komisi III DPR RI memberikan apresiasi atas kinerja Polri yang telah melaksanakan reformasi dibidang keamanan. Ia menilai, capain yang telah diraih Polri dalam rangka mengembalikan kepercayaan rakyat kepada Polisi.

“Semoga Polri bisa mempertahankan apa yang telah diraih padavtahun 2019 dan diharapkan masyarakat bisa memberikan masukan untuk pembenahan di institusi Polri,” ujar Nasir.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang menilai, tahun 2019 merupakan tahun terberat bagi Polri. Ada ratusan ribu pemberitaan di media sosial, mulai dari soal pilpres hingga isu Papua namun Polri memiliki strategi sehingga sentimen positif lebih besar dari sentimen negatif.

“Sentimen negatif dari pemberitaan Polisi hanya terkait aksi mahasiswa dan pembicaraan Polri di Twitter lebih dari 2 juta percakapan. Dari akun Facebook, lebih dari 100 ribu percakapan namun secara garis besar sentimen positif lebih besar. Terkait dengan Kapolri baru, Idham Aziz memperoleh 85 persen sentimen positif dan 15 persen terkait isu novel Baswedan,” pungkasnya. (my)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed