by

Film Animasi Ejen Ali The Movie, Siap Beredar di Tahun Baru

-Hiburan-47 views

Jakarta, JNcom – Menyusul keberhasilan box office di Malaysia, Singapura dan Brunei, film fitur animasi ketiga Malaysia tahun ini, EJEN ALI THE MOVIE akan tayang di bioskop di Indonesia mulai 1 Januari 2020. EJEN ALI THE MOVIE adalah film fitur pertama dari serial TV animasi pemenang penghargaan Malaysia yang diproduksi oleh Primeworks Studios dan Wau Animation.

Memulai debutnya di layar televisi Malaysia pada tahun 2016, serial animasi ini telah disiarkan di lebih dari 50 negara, termasuk di jaringan regional Disney Asia, Nickelodeon India, TV AIMajeed di Timur Tengah dan Afrika Utara dan secara lokal di MNCTV.

“Penggarapan film ini sekitar 1 tahun 8 bulan. Setelah hadir di Indonesia, kami akan mengedarkan ke negara lain sementara dalam negeri sudah mendapat sambutan. Target kami bisa menghiasi sebanyak 100 layar lebar di Indonesia,” ujar Usamah Zaid Yasin, Kepala Eksekutif Wau Animation, dalam jumpa pers di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (26/12/2019).

Usamah Zaid Yasin, menambahkan, Penggemar EJEN ALI di Indonesia telah sangat mendukung sejak awal, dan kami berterima kasih atas kesempatan dan permintaan tanpa lelah untuk EJEN ALl THE VIDEO yang akan diputar di sini. Kami berharap semua Ejens Indonesia kami akan masuk ke bioskop di liburan sekolah ini dan membantu kami dalam misi ini untuk masuk ke box office Indonesia.

Datuk Ahmad tzham, Omar Chet, Pejabat Eksekutif Primeworks Studios mengatakan, di tahun baru nanti EJEN ALI THE MOVIE akan memperluas jangkauan regionalnya sebagai film animasi Primeworks pertama yang dirilis di lndonesa. “Kami berharap sambutan hangat dari negara kami akan direplikasi di Indonesia, karena Usamah dan timnya of Wauriors telah menciptakan narasi yang sangat sinematik namun penuh hati yang dengan bangga kami bagikan dengan penggemar dan penonton film Indonesia,” ujarnya.

EJEN ALI THE VIDEO mengisahkan Ejen Ali yang berusia 12 tahun, secara tidak sengaja direkrut sebagai mata-mata di badan rahasia Meta Advance Tactical Agency (MATA) untuk melindungi kota futaya Cyberaya dari ancaman dari luar. Ali terkejut mengetahui bahwa ia bukan lagi satu-satunya penguasa gadget Infinity Retinal Intelligence System (IRIS) infinity, karena MATA kini telah ditingkatkan ke IRIS Neo untuk semua agen MATA. Ketika penemuan baru membuat Ali mempertanyakan tempat dan kegunaannya untuk MATA, ia didekati oleh seorang tokoh jahat yang mengaku tahu tentang hubungan pribadi yang mengejutkan dengan Ali. Mempertaruhkan kesetiaannya kepada MATA, Ejen Ali memulai pengejaran mendebarkan untuk mengungkap hubungan misterius ini.

Dalam film ini, empat single dari Original Motion Picture Soundtrack telah dirilis hingga saat ini di semua platform streaming musik utama. Single utama yaitu ‘Bukalah Matamu’ oleh penyanyi Aisyah Aziz. Single kedua ‘Kita Jaga Kita” oleh maestro hip-hop Malaysia Altimet dengan Cuurtey dan Malik Abdullah. Single berikutnya ‘Mamak Maju’ dan adalah ‘Mama (di Hatimu)’, lagu pengantar tidur yang menyayat hati sebagai penghargaan seorang ibu untuk anaknya, dilakukan oleh aktor suara Ejen Ali, Ida Rahayu Yusoff. Lagu yang diminta agung dirilis pada hari Jumat, 20 Desember 2019 di YouTube dengan lebih dari 600.000 penonton, dan menerima sentuhan ajaib Azri Yunus dan Hakim Kamal, keduanya anggota kunci tim komposisi musik Ejen Ali. (my)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed