by

Soal Komentar Inaz, Tien Aspasia Angkat Bicara

-Nasional-750 views

Jakarta, JNcom – Meskipun puncak pimpinan telah mengambil sikap untuk mendinginkan suasana partai, namun gejolak di internal partai masih terlihat. Kali ini, Pendiri Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Tien Aspasia membantah terkait komentar-komentar yang diutarakan Inaz Nasrullah Zubir saat live di metro TV beberapa waktu lalu.

“Kami harus melakukan counter karena jika tidak, apa yang disampaikan oleh Inaz ini akan dianggap benar. Padahal ini jelas merupakan kebohongan publik dan fitnah kepada pak Wiranto, pak Subagyo HS serta pak Chairuddinn. Semua statement pak Wiranto, pak Subagyo HS dan. Pak Chairuddinn di media masa sengaja diputar balikkan,” ujar Tien dalam pernyataan tertulis kepada awak media, Selasa (24/12/2019) di Jakarta.

Pertama, disampaikan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) mau jadi ketua umum partai Hanura karena dipaksa oleh pak Wiranto. Dan isi Pakta integritas itu juga dibuat atas keinginan pak Wiranto cs. Menanggapi pernyataan tersebut, Tien mengatakan bahwa semua rakyat Indonesia tahu karakter OSO ini bukan karakter yang mudah untuk dipaksa. Contohnya saja dipaksa mundur jadi ketua umum partai oleh KPU sebagai syarat pencalonan dia di DPD RI atas keputusan lembaga MK saja tidak mau, dan bahkan KPU dan MK didemo.

“Jadi terlihat jelas OSO bukan karakter yang mudah dipaksa. Komentar itu hanya alasan lari dari pakta integritas,” ungkap Tien.

Kedua, lanjut Tien menirukan, dikatakan bahwa ada kesalahan pemahaman pak Subagyo HS terhadap Pakta integritas. Ketiga, dikatakan bahwa sengaja tidak mengundang Wiranto sebagai ketua dewan pembina partai Hanura dan pihak luar saat Munas digelar karena fokus untuk konsolidasi partai. Keempat, dikatakan bahwa Chairuddin mimpi untuk melakukan Munas tandingan.

Menanggapi pernyataan tersebut, Tien menilai hanya sebagai ucapan pelipur lara karena sudah tidak percaya diri. Menurut Tien, kalaupun Wiranto diundang belum tentu mau datang karena penyelenggaraan Munas dinilai itu tidak berdasarkan aturan yang benar.

“Arus bawah kader yang mendesak OSO mundur tidak akan mudah dibendung dan Pakta integritas ini akan tetap hidup untuk meminta pertanggungjawaban OSO. Oleh karena itu, kami sebagai pendiri partai Hanura dan kader awal partai Hanura akan tetap berjuang melakukan upaya penyelamatan partai ke depan. Kita ingat kata filosof Yunani Titus Livins, bahwa Kebenaran itu sering terdesak tapi tidak akan pernah termusnahkan,” pungkas Tien. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed