by

Kemenpora Mendorong Peningkatan Peran Pemuda Dalam Pembangunan

-Nusantara-495 views

Jakarta, JNcom – Jumlah usia muda yang dimiliki Indonesia saat ini yang berusia 16-30 tahun mencapai angka 63,82 juta atau 24,15% dari populasi masyakarat Indonesia pada tahun 2018. Jumlah yang cukup besar ini menuntut Kementerian Pemuda dan Olah Raga sebagai leading sektor pengembangan kepemudaan memiliki tugas dan tanggung jawab yang semakin semakin besar.

Dr. HM. Asrorun Ni’am Soleh, MA. Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI dalam rapat kordinasi dengan media partner (16/12/2019) di Amos Hotel Jakarta mengatakan, Prevalensi tindakan destruktif pemuda harus menjadi komitmen bersama, baik dari sisi kesehatan pemuda, pengembangan moderasi dan toleransi beragama pemuda, pemenuhan hak dasar pemuda serta pengembangan potensi pemuda yang perlu menjadi perhatian berbagai pihak, tidak hanya menjadi perhatian Kemenpora saja, tapi harus menjadi perhatian semua pihak, walaupun tanggung jawab utamanya ada di kemenpora RI.

Ni’am juga menyampaikan bahwa Pengembangan Kepemudaan Kemenpora RI juga concern pada Peningkatan mutu dengan program yang bersifat spesfik dengan target group khusus kemudian dintervensi secara intensif untuk mengembangkan kemampuan spesifik bisa jadi dengan anggaran yang besar dengan segmen yang kecil akan tetapi memiliki multiplayer effect kepada pemuda lainnya.

“Peningkatan mutu komunikasi publik bagaimana disain program yang direncanakan pemerintah bisa diakses untuk kepentingan publik sehingga ada mindset yang sama. Seringkali pentingnya pengkhabaran yang baik untuk memberikan inspirasi sekaligus memperbanyak role model. Begitu bad news menjadi good news menjadi diteladani, hal Infotainmen yang kawin cerai berdampak pada mindset dan acara tersebut masih ada sampai sekarang,” ungkap Ni’am.

Berbagai kegiatan di tahun 2019 yang dilaksanakan oleh kementerian pemuda dan olah raga melalui deputi bidang pengembangan pemuda, diantaranya pengembangan kepemimpinan pemuda, kewirausahaan pemuda, kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda, apresiasi pemuda yang berprestasi serta kordinasi lintas sektor kementerian pelayanan kepemudaan.

Di bidang kepemimpinan pemuda, deputi bidang pengembangan pemuda mendorong Kepemimpinan Individu dengan program literasi media, literasi pemilih pemula, literasi digital, pelatihan bela negara, dan pelatihan kepemimpian dasar. Dalam konteks Kepemimpinan domestik dengan pelatihan kepemimpinan dalam rumah tangga yang berisi literasi komptensi berkeluarga bagi pemuda. Dalam konteks Kepemimpinan public dengan mendorong berbagai aktivitas pelatihan dan pendampingan penngkatan kapasitas kepemimpinan dalam organisasi.

Dalam bidang kewirausahaan pemuda; Deputi bidang pengembangan pemuda mendorong penumbuhan minat dan bakat kewirausahaan dalam kuliah kewirausahaan dengan menggandeng perguruan tinggi, pemerintah daerah, pondok pesantren dan kemunitas serta organisasi kepemudaan. Kemenpora juga memberikan dukungan fasilitasi permodalan kepada wirausaha pemuda, serta apresiasi wirausaha muda yang berprestasi.

“Kemenpora melalui deputi bidang pengembangan pemuda mendorong kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dengan program pengembangan kepeloporan pemuda yakni kepeloporan pemuda di pedesaan, forum lintas agama, serta pertukaran pemuda antar negara. Selanjutnya ialah pengambangan jiwa kesukarelawanan dengan program pelatihan pemuda tanggap bencanan dan relawan pemuda rawan sosial,” Papar Asrorun Ni’am yang juga masih aktif sebagai akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed