by

Warga Penghuni Lahan Verponding 448 Menolak Penggusuran

-Nusantara-315 views

Depok, JNcom – Sejumlah aparat satpol PP Kota Depok bersama Tim Terpadu yang akan mengeksekusi lahan permukiman Warga RT 06/RW 01 Kelurahan Cisalak Kecamatan Cimanggis Kota Depok mendapat hadangan warga setempat. Pasalnya, warga tidak terima dengan eksekusi tersebut karena warga merasa belum menerima Surat Peringatan maupun sosialisasi dari Pemkot Depok.

Berdasarkan hasil pertemuan dengan Tim Terpadu, Erham, SH, Kuasa Hukum Warga RT 06/RW 01 Kelurahan Cisalak Kecamatan Cimanggis Kota Depok mengatakan, pihaknya meminta untuk menunda eksekusi. Sampai berita ini diturunkan, warga masih menunggu keputusan dari Tim Terpadu yang tengah melakukan perundingan internal.

“Hasil pertemuan tadi, kami meminta untuk menunda eksekusi dan memberi waktu kepada kami untuk menjelaskan dan mensosialisasikan kepada warga terhadap apa yang diinginkan oleh mereka,” ujar Erham kepada awak media, Senin (11/11/2019) di Kantor Dewan Pimpinan Nasional Badan Musyawarah Penghuni Tanah Verponding Seluruh Indonesia (BMPTVSI).

Ditemui di tempat terpisah, H. Amir Talaohu, pemegang hak verponding nomor 448 mengatakan, warga yang menghuni lahan tersebut diperkirakan terdiri dari 700 lebih KK atau lebih dari 2000 jiwa. Namun demikian, ia sebagai pemegang hak verponding 448 tetap melindungi warga agar tidak dilakukan penggusuran.

“Kalaupun pemerintah menerbitkan sertifikat hanya untuk pembangunan UIII silahkan bernegosiasi dengan kami, tetapi bukan untuk dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang memiliki bisnis pencakar langit,” jelasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed