by

Polres Jakarta Barat Kembali Musnahkan Narkoba

Jakarta, JNcom – Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran Polsek kembali melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika hasil pengungkapan oleh Sat Resnarkoba Jakarta Barat dan Polsek Jajaran serta hasil Operasi Nila Jaya Tahun 2019. Pemusnahan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M. Zen, jajaran BNN dan penggiat narkoba lainnya.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz mengatakan selama 3 bulan terakhir, jajaran Polres Jakarta Barat berhasil mengungkap 11 kasus narkotika, dua diantaranya merupakan jaringan internasional. Jumlah tersangka sebanyak 20 orang dan barang bukti Sabu seberat 37.919 Gram (37,9 Kg), Ganja seberat 4.670 Gram (4,6 Kg), Pil Extasy sebanyak 10.000 Butir dan Pil Psikotropika (H-5) sebanyak 11.900 Butir.

Kasus Pertama adalah jaringan Internasional Malaysia-Indonesia melalui jalur Iaut terjadi pada hari Selasa (27 Agustus 2019) sekitar Jam 07.00 wib di Perumahan warga daerah Pekanbaru Provinsi Riau. Modus Operandi melalui Iaut dengan kapal speed boat dan juga memanfaatkan momen Karthula dalam penyaluran serta pendistribusian Narkotika jenis Sabu tersebut. Diamankan 4 orang tersangka dan 14 Kg Sabu, 10.000 butir Extasy dan 10.000 Butir Pil Hapy Five (H-5).

Kasus Kedua, jaringan lnternasional Malaysia-Indonesia melalui jalur Lapas, terjadi pada hari Senin, 28 Oktober 2019 sekira jam 12.00 wib di Parkiran Mall wilayah Jakarta Selatan. Modus Operandi melalui Jaringan Lapas sebagai pengendali. Diamankan 5 tersangka dan 23 Kg Sabu serta 1.900 Bulir Pil Hafy Five (H-5).

“Daya Rusak akibat narkotika kali ini diperkirakan sebanyak 222.835 Jiwa. Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 60 ayat 1 hurut c subsider pasal 62 junto pasal 71 ayat 1 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yaitu Rp.10 Milyar,” ujar Erick, Selasa (5/11/2019) di halaman Polres Jakarta Barat.

Wakil Wali Kota Jakarta Barat, M. Zen yang turut menyaksikan pemusnahan narkotika mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah berkontribusi banyak terhadap pemberantasan narkotika.

“Kami atas nama Pemerintah Walikota Jakarta Barat mengapresiasi atas pengungkapan kasus narkotika. Ini berkat kerja keras jajaran kepolisian dalam rangka menyelamatkan generasi muda,” ungkapnya.

Tessy, pelawak senior yang pernah terjerat narkoba juga mengingatkan kepada generasi muda untuk menjauhi narkoba. “Saya berharap semua kalangan terutama anak muda jangan coba-coba mendekati narkoba. Kita harus punya prinsip bersih dari narkoba, bukan bebas dari narkoba. Saya juga berterimakasih kepada kepolisian bahwa pada dasarnya kepolisian bertindak sebagai bentuk upaya menyelamatkan dari penggunaan narkoba yang berkepanjangan,” pungkasnya. (my)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed