by

Reskrim Polres Jakarta Barat Berhasil Menangkap Pelaku Perampasan Kemerdekaan Orang Lain

Jakarta, JNcom – Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat berhasil menangkap OE, JR, HN, FL, FD dan MR. Sementara SJ, ON, ADN, dan JM masih berstatus sebagai DPO. Para pelaku diduga melanggar Pasal 333 KUHPidana yaitu Merampas Kemerdekaan Orang Lain.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu, S.IK,MH menjelaskan, kronologis kejadian berawal dari dilakukannya kontrak proyek renovasi sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat antara pelapor dengan US selaku kontraktor. Selanjutnya US menyerahkan Dana Keseriusan sebesar Rp 100 juta kepada pelapor untuk pengurusan surat-surat sesuai perjanjian. Namun hingga kini proyek yang dijanjikan tidak berjalan sehingga US meminta uang dikembalikan.

US kemudian menyewa jasa penagihan. Korban EK yang datang menemui para tersangka di sebuah hotel untuk melakukan rapat pertemuan meminta kebijaksanaan waktu 5 hari kepada para tersangka. Atas perintah AB sebagai Dirut perusahaan jasa penagihan, para tersangka diminta untuk menjaga, mengawasi dan memantau setiap kegiatan sehari-hari di hotel tersebut. EK mengaku dimintai uang tunggu sebesar Rp 5 juta dan dipaksa menandatangani perjanjian kenaikan pembayaran dari Rp100 juta menjadi Rp250 juta.

“Para tersangka sebanyak 8 orang kini sedang menjalani penahanan di Polres Jakarta Barat dengan barang bukti 8 unit HP, company profil, mobil Suzuki Ertiga, 3 sepeda motor dan surat perjanjian. Kami tengarai masih banyak perusahaan seperti ini yang beroperasi di Jakarta Barat. Oleh karena itu, kami ingatkan untuk tidak melakukan praktek-praktek seperti ini yang melanggar hukum dan main hakim sendiri. Kami tidak segan-segan melakukan tindakan keras kepada mereka yang melakukannya,” tegas Kasat Reskrim, dalam jumpa pers di Polres Jakarta Barat, Senin (28/10/2019).

Kasat Reskrim menghimbau kepada masyarakat untuk mau melaporkan apabila menemukan perilaku seperti ini. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan memberikan perlindungan kepada siapapun yang mau melaporkan kepada kepolisian.

“Kami menjamin akan melakukan tindakan jika ada laporan seperti ini. Mereka harus dihukum dan jika melawan, kami akan melakukan tindakan keras,” pungkasnya. (red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed