by

Haidar: Cegah Radikalisme dan Intoleransi Dengan Prinsip Berkasih Sayang

-Nusantara-176 views

Jakarta, JNcom – Haidar Alwi, Pembina Gerakan Nasional Anti Radikalisme & Intoleransi mengatakan, kekhawatiran bahwa Indonesia sebagai target radikalisme bukan hal yang tidak mungkin terjadi sebagaimana yang dialami oleh beberapa seperti Irak, Suriah, Afghanistan. Namun dengan Pancasila yang dimiliki Indonesia, upaya yang dilakukan untuk menyerang Indonesia dengan beberapa isu tidak mampu Dilakukan. Saat ini diperkirakan sebanyak 20 juta orang yang terpapar radikalisme dan intoleransi.

“Bagi Islam, prinsip berkasih sayang itu adalah mutlak. Menurit saya, inti dari beragama adalah berbuat baik, bukan menyuruh bunuh membunuh. Oleh karena itu saya berharap jangan mau dipengaruhi oleh faham-faham radikalisme dan intoleransi. Untuk mencegah radikalisme, kita harus selektif mencari lingkungan dan guru agama atau pengajar yang baik,” ujar Haidar Alwi saat menghadiri acara sosialisasi di Sekolah Tunas Gading, Jumat (11/10/2019).

Hal senada diungkapkan Tokoh Ormas Pemuda, Embay Supriantoro. Menurutnya, salah satu cara menghadapi radikalisme adalah lebih banyak mendekati teman dengan cara berorganisasi dan memilih organisasi yang benar. “Cari organisasi yang tepat dan memungkinkan untuk melakukan kreativitas,” ujarnya.

Sementara itu, Peneliti, Ray Rangkuti menilai, korupsi saat ini menjadi persoalan bangsa Indonesia. Jika benar dalam mengelola keuangan negara, sebenarnya negara Indonesia menjadi kaya.

“Untuk tidak korupsi, ada dua cara yaitu mengingat kembali tujuan bangsa kita untuk hidup sejahtera dan memperkuat kembali komitmen kita,” pungkasnya. (my)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed